Studi: Mikroplastik Picu Bakteri Lebih Resisten Terhadap Antibiotik

Jakarta, UMBBIZHF NEWS – Studi terbaru telah menemukan bahwa mikroplastik dapat menyebabkan bakteri memiliki resistensi yang lebih besar terhadap antibiotik. Studi ini diterbitkan dalam Journal of Applied and Environmental Microbiology yang dilaporkan pada hari Senin (17/3/2025). Mikroplastik adalah partikel plastik yang diukur kurang dari lima milimeter dan ditemukan di berbagai lingkungan pada manusia, bahkan pada manusia. Peneliti terkemuka Neila Gross mengatakan mikroplastik memberikan permukaan yang ideal bagi bakteri untuk melekat pada permukaan. Dari sana, mereka menemukan bahwa kombinasi biofilm dan mikroplastik membuat antibiotik efektif. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) percaya bahwa resistensi antibakteri (AMR) adalah salah satu ancaman terbesar bagi kesehatan dunia. AMR mempersulit bakteri, virus, jamur dan parasit, mengancam kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan pada tahun 2020. Lebih dari 35.000 orang terbunuh dalam infeksi, Muhammad Jaman, profesor teknologi biomedis di Boston. Dalam kondisi laboratorium yang terkontrol.

“Ini adalah studi laboratorium yang menggunakan E. coli dan empat jenis antibiotik di bawah kondisi terkontrol; oleh karena itu, ia tidak sepenuhnya mencerminkan kompleksitas dunia nyata,” kata Shilpa Chokshi, profesor di Plymouth University di Inggris, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

Temuan ini menyoroti perlunya peraturan yang ketat tentang kontaminasi mikroplastik dan memeriksa lebih lanjut dampaknya terhadap resistensi antibiotik dan kesehatan masyarakat umum. (MIQ/MIQ) Tonton video berikut: Video: Industri kecantikan Indonesia terbangun, dan kebetulan ini adalah faktor! Artikel berikutnya 7 Hal yang membuat warga Indonesia menelan yang paling kecil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *