CNBC Jakarta, Indonesia – Harga emas -dunia terus mencatat lebih tinggi. Setelah seluruh 2024 DART, harga emas melanjutkan kenaikan mereka sepanjang tahun 2025. Populasi bank sentral pembelian emas sepanjang Januari mendorong harga emas dunia naik.
Dalam 17.12 hari ini dalam perdagangan hari ini (12/3/2025), harga emas dunia turun sedikit 0,02% menjadi $ 2.915,35 per ons. Dalam perdagangan pada hari Selasa, harga emas naik 0,92%, sementara harga emas terbang 11,1% tahun ini.
Peningkatan harga emas tidak dapat juga lepas dari bola lampu emas yang dibuat oleh beberapa bank sentral di beberapa negara. Meskipun banyak bank sentral masih menjual emas, menjual beberapa bank sentral tidak lebih dari membeli emas.
Bank sentral Uzbekistan menjadi bank sentral, bersama dengan 8,1 ton emas. Di tempat kedua, bank sentral China mengisi membeli 5 ton emas. Bank sentral Kazakhstan mengisi pesanan besar lainnya, hingga 3,8 ton.
Bagi Cina, ini adalah pembelian ketiga berturut -turut. Dalam tiga bulan, Cina atau PBOC membeli 20,3 ton emas. China telah berhenti membeli emas selama enam bulan, antara Mei dan Oktober 2024. Sekali lagi, Cina membeli emas di tengah -tengah melemahnya perdagangan dengan Amerika Serikat dan tautan perdagangan ketegangan penuh. Ketegangan ini diperkirakan akan memperburuk ekonomi Tiongkok karena penurunan persyaratan ekspor.
Polandia menjadi salah satu negara paling aktif untuk membeli emas, dengan bank sentral negara itu membeli 3,1 ton lagi. India berada di urutan kelima, menambahkan 2,8 ton emas.
Adapun penjualan, pada Januari 2025, tiga bank sentral mengambil langkah penjualan emas, dan Rusia menjadi bank sentral dengan penjualan terbesar 3,1 ton.
Selain itu, Jordan memegang 3 ton Gold dan Bank Sentral Kirgistan, meledakkan 1,9 ton emas.
Selain itu, dalam hal reservoir emas, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) tetap menjadi negara terbesar di dunia dengan reservoir emas teratas 8.133,5 ton.
Sementara itu, Cina berada di urutan ketujuh di reservoir emas 2.284,5 ton. India memasuki tempat kesembilan dengan cadangan total 879 ton. Indonesia masih ke -45 dengan reservoir emas total 78,6 ton.
Studi UMBBIZHF NEWS
[Lindungi e -mail] (aliran/aliran)