Jakarta, UMBBIZHF NEWS – Komisaris Layanan Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menjawab klasifikasi Fitch untuk pelepasan peringkat kredit Republik Indonesia dengan “BBB” yang stabil.
Menurutnya, klasifikasi kepercayaan global di Indonesia mencerminkan stabilitas pertumbuhan ekonomi dan terawat dengan baik.
“Konfirmasi Klasifikasi Kredit Indonesia dalam Perlawanan Ekonomi dan Penurunan Global Stabilitas di Sektor Keuangan, untuk Kredibilitas Politik, dan Pemerintah, OJ dan Aktor Terkait,” kata Tabel, Kamis (3/1/13).
Tabel itu mengatakan: OJK selalu berupaya memperkuat stabilitas sektor jasa keuangan yang inklusif untuk mempromosikan program pertumbuhan ekonomi nasional.
Upaya dilakukan melalui program Prioritas 2025, termasuk kemampuan untuk memperkuat sektor keuangan (SJK), mengoptimalkan kontribusi SJK terhadap tujuan program prioritas pemerintah, untuk mencapai pengembangan SJK, pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan, serta efisiensi penegakan konsumen.
Dia terus memperkuat sinergi politik untuk mempertahankan sinergi politik untuk sistem keuangan.
Untuk informasi lebih lanjut, Fitch Rexting mempertahankan pendapatan berdaulat dari Republik Indonesia dalam “BBB” yang stabil untuk prospek. Peringkat pemeliharaan mencerminkan optimisme Fitch dasar -dasar ekonomi Indonesia, terutama sebagian besar pendekatan yang solid, pertumbuhan dan kontrol fiskal.
Dalam laporannya, Fitch menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 5,0 persen, pengeluaran publik untuk dukungan sosial dan proyek infrastruktur, dengan pengurangan ketidakpastian politik setelah 2024 pemilihan. Lihat Video Di Bawah Ini: Video: Bei Pertemuan dengan OJK & Pasar Artikel Berikutnya Video: Loving The Path to Talk Tentang BPD 2024-2027 BDD