Fintech Kompak Musuhi Pinjol Ilegal dan Judol

Jakarta, UMBBIZHF NEWS – Asosiasi Pembiayaan Bersama Indonesia (AFPI) telah mengakui, selain partainya, yang berusaha melawan pinjaman online ilegal, tetapi juga menghindari pembiayaan perjudian online.

Ketua DJAFAR AFPI Entjik mengungkapkan bahwa partainya mengingatkan para anggotanya dan memberikan instruksi tentang masalah ini.

“Kami sama -sama memusuhi pinjaman ilegal. Pinjaman ilegal adalah yang pertama, Tuan. Kedua, kami juga memberi semua anggota beberapa tahun yang lalu kepada semua anggota untuk menemukan bahwa pinjaman ini tidak digunakan untuk pinjaman, Judol,” katanya pada pertemuan dengan Komisi XI).

Entjik menggambarkan partainya dan anggotanya telah memberikan sosialisasi dan pendidikan publik untuk penggunaan pinjaman dan bahaya perjudian online.

“Kami telah melakukan melek huruf, pendidikan kami hampir segalanya. Memang, tahun ini rencana tersebut pergi ke Ambon, sebuah rencana. Kami berada di Sulawesi, ada Kaliban yang sebelumnya mengatakan, Sulawesi Selatan di McCasar,” katanya.

Di sisi lain, ia menambah pengembangan pinjaman online -Cosystems, partainya juga bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

“Kami juga memberi tahu komunitas dan komunitas yang berbeda di UMKM, dll.,” Pungkasnya. (MKH/MKH) Tonton video di bawah ini: Video: Video: Memperluas Perusahaan Konsumen, Penentang Bank Asing Paylater & FinTech Artikel Berikutnya Banyak Masalah, Ri -Burger mulai menginvestasikan uang dalam pinjaman tersebut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *